Sketsa Rumah Minimalis 1 dan 2 Lantai Sederhana 3 Kamar Tidur

Friday, February 6th 2015. | Rumah Minimalis

Tidak dapat dipungkiri jika sketsa rumah minimalis tetap menjadi dambaan hingga saat ini. Bukan karena modelnya yang bervariasi dan menarik, namun juga karena lebih efisien serta menawarkan banyak kelebihan. Banyaknya peminat rumah bergaya minimalis terlihat dari antusias masyarakat yang semakin tinggi dalam memilih desain rumah bergaya minimalis. Mulai dari minimalis sederhana hingga minimalis mewah yang dilengkapi berbagai fasilitas mewah, turut meramaikan gaya property saat ini.

Sketsa Rumah Minimalis 1 dan 2 Lantai

Sketsa rumah minimalis 1 lantai jenis desain yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Rumah 1 lantai dapat dibuat di tanah dengan berbagai ukuran serta desain yang juga beragam. Namun, pada umumnya tampil dengan desain yang sederhana. Dalam sketsa, hanya terdapat beberapa jumlah ruangan yang memiliki nilai yang sangat penting.

Pemiliknya biasanya benar-benar memanfaatkan area yang digunakan semaksimal mungkin. Ruangan yang tersedia, terdiri dari ruang tamu, ruang makan, dapur, kamar, dan sebuah toilet. Akses yang mudah dan nyaman dapat Anda lakukan jika menerapkan sketsa rumah yang satu ini. Ini sangat cocok untuk keluarga kecil yang baru saja menikah.

sketsa-rumah-minimalis-1-2-lantai

Sketsa rumah minimalis 2 lantai cukup berbeda dengan rumah 1 lantai, mulai dari area yang digunakan, desain interior, hingga pembagian setiap ruangan di dalamnya. Desain tersebut dapat diaplikasikan pada area yang tidak terlalu luas. Desainnya cenderung lebih simple, namun untuk masalah desain interior dapat dibuat semewah mungkin.

Sketsa rumah 2 lantai memanfaatkan lantai bawah untuk ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dan toilet. Sedangkan kamar biasanya memanfaatkan lantai 2 yang dirasa lebih nyaman ketika digunakan. Namun, tidak menutup kemungkinan, lantai 1 juga digunakan untuk kamar dengan area yang tidak terlalu luas.

Sketsa Rumah Minimalis 3 Kamar Tidur

Sketsa rumah minimalis 3 kamar tidur dapat diaplikasikan pada rumah lantai 1 dan rumah lantai 2. Pada umumnya, rumah 1 lantai yang menerapkan 3 kamar tidur, memanfaatkan sedikit area saja, sedangkan rumah berlantai 2 lebih leluasa dalam menentukan luas area yang dijadikan kamar.

Untuk rumah 1lantai, kamar biasanya dibuat berjajar di salah satu sisi agar lebih mempermudah penataan ruangan lainnya. Sedangkan rumah 2 lantai peletakannya lebih fleksibel tergantung dengan jenis desain yang telah ditentukan oleh pihak pemiliknya. Sketsa dapat dibuat dengan mengacu pada rumah mewah maupun pada rumah sederhana.

Sketsa Rumah Minimalis Sederhana

Sketsa rumah minimalis sederhana memberikan kesan khusus bagi orang yang melihatnya, mulai dari kesan elegan hingga kesan simple. Rumah sederhana bukan berarti tidak memerlukan desain interior atau eksterior yang menarik, justru rumah sederhana memerlukan trik khusus dalam menerapkan desain interior maupun eksteriornya.

Mulai dari pembuatan desain teras, atap dan juga taman depan rumah hingga bagian belakang rumah yang juga dapat dimodifikasi sedemikian rupa. Sehingga, nilai estetika tetap ditonjolkan dengan sebaik mungkin.

Sketsa rumah minimalis di atas sangat diperlukan dalam proses pembuatan sebuah rumah. Dengan sketsa, semua pihak yang membuatnya dapat memahami keinginan sang pemilik rumah. Desainnya pun dapat langsung diterapkan, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kesalahan yang dapat berakibat fatal pada sebuah bangunan rumah.

Dalam pembuatannya, Anda harus terjun secara langsung dan mendiskusikannya bersama dengan arsitek yang Anda pilih, sehingga tidak terjadi miskomunikasi. Selain itu, berbagai saran juga dapat Anda peroleh untuk melengkapi desain yang Anda inginkan. Sehingga semua persiapan dalam pembuatan rumah dapat berjalan optimal dan sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

tags: , , , , , , , ,