Bentuk Atap Rumah Minimalis Sederhana Pilihan Favorit

Friday, June 26th 2015. | Rumah Minimalis

Bentuk atap rumah minimalis merupakan hal yang cukup penting untuk diperhatikan. Sebuah atap tidak dapat dibangun secara asal karena dapat mempengaruhi fungsi rumah itu sendiri. Seperti yang Anda ketahui, atap merupakan bagian rumah yang memiliki fungsi sangat penting. Fungsi atap adalah untuk menutupi bagian atas rumah dari hujan ataupun panas. Bagaimanapun jika sebuah rumah tidak memiliki atap maka tidak dapat digunakan secara maksimal. Begitu juga jika atap dibangun secara asal, maka akan cepat rusak atau bocor. Akibatnya jika musim hujan atap rumah akan bocor dan rumah dipenuhi dengan air hujan.

Atap Rumah Minimalis 1 Lantai

Selain itu, bentuk atap juga sangat mempengaruhi penampilan rumah itu sendiri. Jika pemilihan atap bagus dan tepat sesuai dengan konsep rumah itu maka rumah akan terlihat indah dan menawan. Contohnya saja seperti atap rumah minimalis 1 lantai, apakah hanya ingin atap sederhana atau menambahkan teras.

Tentunya ini sangat penting untuk diperhatikan sebelum membangun atap rumah tersebut. Bentuk atap untuk rumah minimalis saat ini cukup bervariasi, Anda dapat memilih salah satu yang sesuai dengan konsep rumah Anda. Atau Anda juga dapat memilih sesuai keinginan atau selera Anda.

bentuk-atap-rumah-minimalis

Atap Rumah Minimalis 2 Lantai

Bentuk atap rumah memang cukup banyak, namun ada beberapa pilihan favorit yang paling banyak digunakan. Salah satu contohnya yaitu desain atap rumah minimalis 2 lantai seperti limas. Bentuk limas merupakan bentuk paling sederhana namun tetap indah diaplikasikan untuk rumah-rumah masa kini.

Bentuk atap rumah yang satu ini mengandalkan plafon untuk meredam suara akibat air hujan. Selain bentuk limas, bentuk atap pilihan favorit untuk rumah minimalis yaitu atap pelana. Bentuknya tidak kalah sederhana, di mana hanya terdiri dari 2 sisi yang bertemu pada garis pertemuan.

Jenis Atap Rumah Minimalis

Bentuk atap pelana ini memiliki tingkat kemiringan sekitar 35 derajat, sangat efektif dalam menyerap radiasi. Selain bentuk pelana, bentuk atap lain yaitu bentuk atap rumah perisai. Jenis atap rumah minimalis yang satu ini merupakan pengembangan dari bentuk atap pelana.

Bentuk atap rumah ini juga sangat populer dan banyak digunakan untuk pembangunan rumah-rumah. Tidak hanya untuk rumah minimalis saja, tetapi juga untuk rumah jenis lainnya. Atap ini ditandai dengan adanya 2 bidang segi tiga dan juga 2 bidang trapesium. Sudut atap rumah minimalis ini yaitu berkisar antara 30 hingga 40 derajat.

Bentuk atap perisai memiliki kelebihan yang tidak dimiliki bentuk atap lainnya. Seperti nama yang diberikan, atap ini merupakan perisai dari rumah itu sendiri. Dengan menggunakan atap ini, seluruh bagian rumah akan terlindungi. Baik dari sinar matahari ataupun dari hujan, risiko kerusakan lebih kecil dibanding menggunakan atap jenis lainnya. Untuk bentuk atap lain yang juga pilihan favorit untuk rumah minimalis adalah atap teras. Atap teras rumah minimalis memiliki desain yang tidak kalah sederhana.

Pengertian dari atap teras sendiri yaitu atap yang dibangun tidak hanya sebagai atap tetapi juga sebagai teras. Bentuk atap yang satu ini sangat sederhana, hanya datar saja agar dapat digunakan juga sebagai teras. Atap ini memiliki risiko yang cukup besar di mana teras tersebut dapat menjadi tempat genangan air. Air hujan akan menggenang dan risiko bocor atau kerusakan menjadi lebih besar. Walaupun begitu atap rumah ini cukup banyak dipilih untuk rumah minimalis. Itulah beberapa bentuk atap rumah minimalis sederhana yang menjadi pilihan favorit.

tags: , , , , , , , ,