Barang Bekas Sebagai Interior Dalam Rumah

Friday, September 25th 2015. | Interior

Barang bekas menjadi interior dalam rumah, mungkinkah bisa. Mungkin ini adalah pikiran yang sering Anda lontarkan bahkan Anda ingin menemukan jawabannya. Jawabannya adalah bisa, siapa yang bilang barang bekas adalah barang yang harus dibuang, dibakar, dimusnahkan atau dikirim ke TPA (tempat pembuangan sampah) yang nantinya disana barang bekas ini dihancurkan pihak kebersihan pemerintah.

Barang bekas merupakan barang yang juga nilai guna tinggi, tinggal bagaimana pandai-pandainya Anda mengolah barang bekas ini menjadi barang yang tepat guna dan memberi kesan indah di dalam rumah Anda. Yang dimaksud barang bekas dalam konteks ini dalah semua jenis barang mulai dari sisa kayu bahan bangunan, sisa batako, sisa logam ataupun baja, sisa batuan bahkan sisa-sisa yang lain, tidak terlewatkan untuk sisa barang habis pakai di luar konteks bahan bangunan adalah barang bekas yang siap diolah menjadi ragam hias dan interior pelengkap keindahan dalam rumah.

Kursi dari Drum Bekas

Pemanfaatan Sisa Kayu dari Barang Bekas Sebagai Interior Dalam Rumah

Kayu merupakan bahan yang mudah didapat untuk bahan bangunan. Namun tidak semua kayu mudah didapat, kayu dengan kualitas tinggi seperti kayu jati adalah jenis kayu yang memang banyak ditemukan di kawasan Jawa namun tidak untuk mendapatkannya. Untuk bahan bangunan rumah biasanya kayu diperuntukkan sebagai pintu, jendela, almari, kursi, maupun interior lain. Untuk bahan dasar kayu interior ini, tentunya ada sisa dari pembuatan interior utama. Barang bekas sebagai interior dalam rumah khususnya dari kayu ini, bisa dimanfaatkan sebagai kerajinan-kerajinan ukiran atau susunan percahan-percahan dari kayu membentuk pola seni lukisan timbul ataupun hiasan-hiasan dinding lainnya.

Meja dari Kayu Bekas

Sisa kayu biasa berupa percahan, potongan berbentuk balok dan bangun yang lain serta serbuk kayu. Untuk hal ini, barang bekas sebagai interior dalam rumah tentunya dapat diciptakan. Untuk serbuk kayu, bisa dmanfaatkan sebagai alas meja yang atasnya diberi kaca sebagai wadah sekaligus penutup dan pembatan serbuk. Untuk yang lain, sebuk kayu dapat diwarnai dimana nantinya bisa menjadi kerajinan lukisan tabur dari serbuk ataupun sekedar serbuk kayu yang ditaruh pada gelas kaca lengkap dengan penyinaran lampu sebagai hiasan pengganti akuarium atapun miniatur interior lainnya.

Untuk sisa kayu berupa potongan dan percahan, dapat difungsikan sebagai bahan interior ukiran yang sesuai dengan selera Anda. Susunan dan tumpukan balok-balok kayu dengan proporsi dan penataan yang menarik akan membentuk karya seni yang indah akan bernilai estetika tersendiri. Untuk interior dalam rumah yang menarik, tidak harus menempatkan benda-benda mahal pada setiap sudut ruang. Barang bekas sebagai interior dalam rumah, dengan desain dan penempatan yang tepat akan membentuk interior yang menarik pula.

Keuntungan Menggunakan Barang Bekas Sebagai Interior Dalam Rumah

Tentunya banyak keuntungan yang didapat dari pemanfaatan barang bekas sebagai interior dalam rumah. Selain menghemat dan pendayagunaan barang secara baik, nilai dan kepuasan tersendiri dalam diri juga dapat menginspirasi banyak orang untuk mengikuti jejak Anda dalam mendayagunakan barang bekas. Meminimalisir penceran lingkungan juga menjadi keuntungan yang saat ini jarang disadari oleh sebagian orang. Jika desain interior barang bekas yang Anda gunakan diminati orang lain, hal ini akan membantu Anda untuk turut mendirikan usaha pemanfaatan barang bekas sebagai interior dalam rumah.

tags: , , ,